Senin, 25 Desember 2017

Wawancara Dalam Bisnis

Wawancara merupakan salah satu syarat aktivitas yang paling utama untuk terjun di dunia bisnis karena dengan melakukan tahap wawancara seorang pemilik bisnis akan mendapat keterangan atau pendapat menegnai sesuatu hal yang di perlukan.  Wawancara sendiri memiliki arti percakapan yang lebih terstruktur (more structed) dengan melakukan wawancara akan lebih di tekankan untuk mendapatkan informasi.
Sebelum melakukan wawancara hendaknya orang yang akan menginterview menerapkan fasenya. Contoh wawancara pekerjaan :
1.      Menetapkan Tujuan
Dengan menetapkan tujuan orang yang akan menginterview mempelajari hal-hal mengenai pelamar dan subyek atau pekerjaan yang di tawarkan. Menetapkan spesifikasi pepkerjaan yang akan di tawarkan dan berdasarkan beberapa hal yang di maksud.
2.      Menciptakan Hubungan
Untuk bebrapa orang ada fase yang akan membuatnya merasa tegang biasanya untuk mengatasi hal ini pewawancaralah yang harus menciptakan hubungan dengan pelamar. Dengan cara melemparkan seyuman pada orang yang akan di wawancara dan mengajak berjabat tangan hal itu akan sedikit mengurangi rasa tegang pelamar.
3.      Menetapkan Tujuan
Tahap ini seorang pelamar akan memberikan pengertian pada pelamar tentang keinginan atau kebutuhan sebuah perusahaan. Karena seringkali masalah timbul masalah timbul di sebabkan pewawancara mengansumsikan bahwa tujuan-tujuan yang di harapkannya sudah jelas bagi pelamar.

4.      Tahap Tanya Jawab
Setelah melakukan beberapa tahapan di atas, maka di mulai pembicaraan mengenai subyek yang ingin di ketahui dari pelamar. Skema yang baik harus mengikuti sebuah kronologi yang tepat yaitu dimulai dengan latar belakang pendidikan dan aktivitas pelamar, di lanjutkan dengan pengalaman pekerjaan (bila ada) dan yang terakhir mengenai aktivitas pekerja.
5.      Tahap Meringkas
Pada saat melakukan sesi wawancara maka akan terjadi pertukaran informasi kemungkinan wawancara yang telah di lakukan akan mendapatkan informasi yang relevan sesuai dengan tujuan tetapi mungkin saja informasi yang di dapat juga tidak relevan. Sehingga perlu di lakukan tahapan meringkas oleh pewawancara agar mendapatkan informasi yang sesuai.
6.      Tahap Evaluasi
Setelah semua tahap telah di lakukan, tahap terakhir yang harus di lakukan adalah mengavaluasi semua hasil wawancara dan di rangkum secara keseluruhan tanpa harus di tambah maupun di kurangi.

Dalam proses wawancara terdapat beberapa tekhnik anatara lain, wawancara langsung dengan menggunakan tekhnik ini seorang pewawancara menggunakan daftar pertanyaan yang telah di bua sebelumnya. Wawancara tidak langsung, seorang pewawancara memberikan rangsangan atau umpan kepada pelamar untuk berbicara, dengan cara seperti ini setiap orang pelamar akan mendapat pertnyaan yang berbeda. Wawancara berpola merupakan campuran antar wawancara langsung dan wawancara tidak  langsung. Tekhnik ini menggunakan daftar pertanyaan yang telah di persiapkan tetapi juga memberikan umpan kepada pewawancara sehingga seorang pelamar akan mengembangkan jawaban-jawabannya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

E-mail

Di dunia bisnis email sangatlah penting, email merupakan slah satu alat yang di gunakan untuk mengirim pesan anatara perusahaan satu dengan...